Warga Tanam Pisang di Jembatan Jebol Payaraman, DPRD Ogan Ilir Kritik Kualitas Pembangunan
Warga Tanam Pisang di Jembatan Jebol Payaraman, DPRD Ogan Ilir Kritik Kualitas Pembangunan
Kam, 27 November 2025 11:15
7df29433b15e226fe297728da1c27295

KORANPALPOS.COM – Warga di Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir, menyampaikan protes tidak biasa dengan menanam pohon pisang di atas jembatan yang jebol.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah daerah Ogan Ilir maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang dinilai lamban dan seakan menutup mata terhadap kondisi jalan tersebut.
Jembatan penghubung antara Kecamatan Payaraman dan Kecamatan Rambang Kuang itu sebelumnya telah diperbaiki pada awal tahun 2025.
Namun, menjelang akhir tahun yang sama, struktur jembatan kembali jebol. Kondisi ini memicu kecurigaan warga bahwa perbaikan sebelumnya dilakukan tanpa kualitas yang memadai dan hanya bersifat sementara.

Menanggapi keluhan masyarakat, Sayuti, Anggota DPRD Ogan Ilir dari Fraksi PKS Dapil IV, menyampaikan kritik keras terhadap buruknya kualitas pembangunan jembatan tersebut. Ia menilai pekerjaan yang dilakukan sebelumnya terkesan asal-asalan dan tidak mengutamakan kualitas material, sehingga jembatan cepat kembali mengalami kerusakan.

“Kita sangat kecewa dengan adanya bangunan jembatan yang terkesan dibangun asal-asalan. Tampak kualitas materialnya sangat buruk sekali. Jembatan ini menjadi sarana utama masyarakat, namun sudah beberapa kali rusak dan hanya diperbaiki secara tambal sulam.Kini kembali rusak dan belum ada kejelasan kapan akan diperbaiki,” tegas Sayuti.

Ia juga mempertanyakan pihak kontraktor yang mengerjakan proyek perbaikan sebelumnya.Menurutnya, kerusakan berulang semestinya menjadi perhatian serius karena dapat mengancam keselamatan warga yang rutin melintasi jembatan tersebut.

Sayuti menegaskan bahwa konstruksi jembatan seharusnya dibangun sesuai standar teknis, mengingat kendaraan yang melintas memiliki tonase cukup besar.

“Jangan sampai buruknya kualitas bangunan ini nantinya malah mengancam keselamatan, keamanan, dan kenyamanan warga. Jika tidak dibangun dengan baik, kerusakan akan terus berulang dan justru menghambat distribusi barang, jasa, serta aktivitas perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat, Sayuti meminta Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mempercepat perbaikan jembatan tersebut.

Ia mengingatkan bahwa jembatan ini merupakan kewenangan pemerintah provinsi, namun pemkab tetap dapat mengambil langkah darurat bila diperlukan demi keselamatan masyarakat pengguna jembatan.

“Kita berharap pemkab dapat segera mengambil tindakan, baik melalui koordinasi dengan pemprov maupun memanfaatkan dana darurat. Keselamatan masyarakat Ogan Ilir harus menjadi prioritas,” tutupnya.

Sumber : https://palpos.bacakoran.co/read/37911/warga-tanam-pisang-di-jembatan-jebol-payaraman-dprd-ogan-ilir-kritik-kualitas-pembangunan/15

Fraksi

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

Pererat Silaturahmi Pasca Lebaran, PKS Ogan Ilir Gelar Halal Bi Halal dan Tutup Rangkaian Ansyithah Ramadhan 1447H
OGAN ILIR (05/04) – Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Seja...
Sen, 6 April 2026 | 1:35
Pertanggungjawaban Publik Fraksi PKS DPRD Ogan Ilir.
Hari ini rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terkait beb...
Sen, 30 Maret 2026 | 9:17
Perwakilan DPD PKS Ogan Ilir Ikuti BIMTEK Aplikasi Sapulidi di Palembang
Palembang, 28 Februari 2026 — Perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai K...
Sen, 2 Maret 2026 | 4:19
Senam & Pemeriksaan Kesehatan Gratis, DPD PKS Ogan Ilir Ajak Masyarakat Hidup Sehat
Senam & Pemeriksaan Kesehatan Gratis, DPD PKS Ogan Ilir Ajak Masyarakat H...
Ming, 1 Maret 2026 | 1:46